Penyerahan bibit tanaman dan ikan lele disertai aksi bersih sungai menjadi langkah awal mahasiswa KKN-T UNIRA Malang bersama warga dalam membangun wisata lingkungan Kali Cilik di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari.

Singosari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang Kelompok 12 bersama warga melaksanakan penyerahan bibit tanaman dan ikan lele serta aksi bersih Kali Cilik di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Jum’at (23/01/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal menghidupkan Kali Cilik sebagai ruang lingkungan yang bersih, produktif, dan berpotensi dikembangkan sebagai wisata berbasis alam.
Kegiatan diawali dengan penyerahan bibit tanaman dan ikan lele secara simbolis kepada perwakilan warga di sekitar bantaran Kali Cilik. Bibit tanaman disiapkan untuk penghijauan area sungai, sementara ikan lele dilepas sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan mendukung pemanfaatan kali secara berkelanjutan.
Setelah penyerahan, mahasiswa KKN-T bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan aliran Kali Cilik dari sampah rumah tangga, ranting bambu, serta endapan lumpur yang menghambat aliran air. Gotong royong tersebut menciptakan suasana kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.
Bambang selaku Ketua RT 04 di Kelurahan Candirenggo mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kali jadi lebih bersih, dan penyerahan bibit serta ikan lele memberi harapan agar Kali Cilik bisa terus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa lingkungan sungai yang bersih dan tertata dapat menjadi daya tarik tersendiri jika ke depan dikembangkan sebagai wisata lingkungan.
Koordinator KKN-T UNIRA Malang Kelompok 12 menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan yang dirancang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, Kali Cilik memiliki potensi besar sebagai ruang edukasi dan wisata jika dikelola secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa sungai bukan hanya aliran air, tetapi aset lingkungan dan sosial yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.

Kegiatan penyerahan bibit, ikan lele, dan aksi bersih kali ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang menegaskan kewajiban setiap pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 terkait pengendalian pencemaran air, serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-T UNIRA Malang dan masyarakat, Kali Cilik diharapkan tidak hanya menjadi sungai yang bersih dan terawat, tetapi juga berkembang sebagai wisata lingkungan edukatif yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi warga Kelurahan Candirenggo.
Penulis: Okti Bela Alisia

