Gandeng Mahasiswa KKN UNIRA Malang, Pengelola Wisata Bedengan Ingin Gencarkan Promosi Digital

MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 14 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melakukan observasi lapangan ke kawasan wisata Bedengan, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, pada Senin (12/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan potensi wisata sekaligus merancang strategi pengembangan pariwisata berbasis teknologi informasi.

Secara infrastruktur, Wisata Bedengan sejatinya sudah tergolong sangat maju dan memadai. Mulai dari akses jalan yang telah dipaving rapi, penerangan lokasi yang mulai merata, hingga petunjuk arah dan fasilitas umum lainnya sudah tersedia dengan cukup lengkap. Kondisi yang sudah mapan ini sempat membuat mahasiswa KKN Kelompok 14 berdiskusi panjang mengenai celah pengembangan apa yang masih bisa dioptimalkan.

Untuk menjawab kebingungan tersebut, mereka melakukan observasi mendalam terhadap perilaku pengunjung dan petugas di lapangan. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 14 pun memberikan arahan agar mahasiswa lebih peka melihat sisi non-fisik.

“Fasilitas fisik di sini sudah sangat bagus, jadi jangan hanya terpaku pada pembangunan infrastruktur. Coba gali lebih dalam dari sisi manajemen atau branding-nya, bagaimana cara agar potensi yang sudah bagus ini bisa diketahui orang lebih banyak lagi,” ujar Ibu Anisa Hudi Widaningrum, M.Kom selaku DPL KKN UNIRA saat memberikan arahan di lokasi.

Berbekal arahan tersebut, mahasiswa berdiskusi lebih intens dengan pihak pengelola wisata untuk mendengar tantangan yang dihadapi. Benar saja, salah satu kendala utama yang akhirnya terungkap adalah minimnya pemanfaatan media digital untuk menjangkau wisatawan yang lebih luas, khususnya kalangan milenial dan Gen Z.

Pengelola Wisata Bedengan, Pak Yogi, menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN. Ia mengakui bahwa pengelolaan promosi wisata saat ini masih dilakukan secara konvensional dan belum menyentuh ranah digital secara maksimal.

“Saya berharap Bedengan dapat terus semakin maju dengan adanya bantuan teman-teman KKN ini. Kami belum bisa maksimal dalam promosi di sosial media seperti anak muda jaman sekarang,” ungkap Pak Yogi di sela-sela diskusi bersama mahasiswa.

Merespons hal tersebut, tim KKN UNIRA Malang berkomitmen untuk mengaplikasikan ilmu akademis mereka guna menyelesaikan masalah nyata di sektor pariwisata lokal. Fokus utama program kerja nantinya akan menyasar pada strategi branding dan pembuatan konten kreatif yang relevan dengan tren media sosial terkini. Sinergi antara pengelola wisata dan akademisi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga memperkuat ekosistem pariwisata Desa Selorejo agar lebih dikenal di kancah nasional.

Penulis: KKN-T kelompok 14