
MALANG — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMP PGMI) resmi memulai masa bakti baru. Pelantikan pengurus periode 2025–2026 dilaksanakan dengan khidmat di Aula KH. Moh Sa’id pada Rabu (8/1/2026). Acara ini dihadiri oleh jajaran mahasiswa, demisioner pengurus periode 2024–2025, serta tamu undangan. Selain prosesi pengambilan sumpah, agenda utama diisi dengan pembacaan naskah komitmen sebagai simbol kesiapan seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi selama satu tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HMP PGMI terpilih, Tsania Anggun Nafila, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada tanggung jawab kolektif. Ia memandang jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Amanah ini akan saya jalani dengan sebaik mungkin. Saya berharap seluruh pengurus dapat saling bekerja sama, saling mendukung, dan terbuka dalam berdiskusi agar program kerja dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Tsania juga menambahkan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan keharmonisan internal. Dalam wawancaranya dengan Tim Pers UNIRA, ia menekankan pentingnya menjunjung nilai kekeluargaan, terutama dalam menyikapi perbedaan pendapat di tubuh organisasi.
Selain pembenahan internal, HMP PGMI berkomitmen meningkatkan transparansi program kerja melalui media sosial guna menjaring partisipasi mahasiswa secara luas. Dalam upaya menjaga semangat anggota, pendekatan personal disebut menjadi strategi utama.
“Kami ingin merangkul teman-teman yang kurang aktif agar tetap merasa menjadi bagian dari HMP PGMI. Karena itu, nilai kekeluargaan akan terus kami junjung tinggi di periode ini,” ujarnya.

Sebagai langkah perdana, HMP PGMI akan segera menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk memetakan kebutuhan mahasiswa satu tahun ke depan. Selain itu, agenda terdekat yang telah disiapkan meliputi pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) serta sesi dokumentasi resmi kepengurusan sebagai penguat identitas awal organisasi.
Penulis: Natanael Abed Nego Anom Prasetyo
Penyunting: Dewi Syarifah
Baca yang lainnya…
Palaan Ngajum, 19 Januari 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) 08 Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan Wisata…
Kolaborasi antara TNI, mahasiswa KKN-T, dan warga RW 08 dalam aksi pembersihan sumber air Eyang Djunggo menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber…
Kebersamaan Mahasiswa KKN-T Kelompok 12 UNIRA Malang dan Warga Candirenggo Diperkuat Lewat Kegiatan Senam dan dilanjut dengan Penyampaian Arahan dari DPL. Sumber: Mahasiswa KKN-T kelompok…
Tradisi sajen Cok Bakal di Situs Desa Patirtaan, Desa Ngawonggo, Tajinan, Malang, merupakan warisan leluhur yang memiliki makna spiritual, kultural, dan ekologis. Tradisi ini menghubungkan…
DAU, MALANG – Mahasiswa KKN-T Kelompok 15 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang sukses menggelar kegiatan kolaboratif bertajuk “Minggu Sehat bersama Stay Healthy”. Bertempat di…
Penyerahan bibit tanaman dan ikan lele disertai aksi bersih sungai menjadi langkah awal mahasiswa KKN-T UNIRA Malang bersama warga dalam membangun wisata lingkungan Kali Cilik…






